Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

tes judul 3

Kamis, 31 Desember 2020 | Desember 31, 2020 WIB Last Updated 2020-12-31T22:33:26Z


 

Tirto melakukan penelusuran terhadap foto yang diunggah Zein melalui teknik Reverse Image Search. Pencarian kami menemukan bahwa foto ini ramai diperbincangkan pada 2016. Beberapa situs memuat foto ini seperti Globalresearch.ca dalam sebuah artikel berjudul “How the Australian, British, and US Governments Shamelessly Helped Kill Countless People in Indonesia in 1965”.

Artikel itu memaparkan bagaimana pemerintah RI setelah Sukarno, Australia, Inggris, dan Amerika Serikat bersalah dalam pembunuhan 500.000 hingga 1.000.000 orang. Situs lain yang memuat foto ini adalah Kommersant.ru yang menceritakan film Joshua Oppenheimer, The Act of Killing (2012). Dokumenter ini menceritakan secara lengkap tentang kejadian tahun 1965 di Indonesia. Setelah percobaan kudeta militer di Indonesia, sekitar 500.000 hingga 1.000.000 orang terbunuh. Mereka yang komunis, diduga komunis, kerabat anggota partai tersebut, dan orang Tionghoa menjadi korbannya. Sementara yang dicap pahlawan adalah aparatur negara, komandan militer, dan menteri.

Namun kedua situs itu tak secara rinci memaparkan asal usul foto orang-orang yang duduk dalam parit tersebut. Pemeriksaan fakta Tempo menuliskan bahwa foto tersebut juga dicetak dalam buku Kronik '65: catatan hari per hari peristiwa G30S sebelum hingga setelahnya (1963-1971) karya Kuncoro Hadi dan kawan-kawan yang diterbitkan Media Pressindo Yogyakarta pada 2017. Foto itu terdapat pada halaman 562.
×
Berita Terbaru Update